Current Article:

Perang Peta Distrik AS: Demokrat Siap Rebut 13 Negara Bagian, Ganti Nasib 51 Anggota DPR Republik

Categories Informasi

Perang Peta Distrik AS: Demokrat Siap Rebut 13 Negara Bagian, Ganti Nasib 51 Anggota DPR Republik

(SeaPRwire) –

By: Alistair Kroon

Seorang demonstran membawa papan bertuliskan “Kami Lawan Balik!” di aksi menentang redistrikting yang dipimpin Partai Republik di Columbia, Carolina Selatan, 14 Mei 2026. —Sean Rayford—Getty Images

Bicara soal perebutan kekuasaan Kongres AS, kebanyakan orang cuma fokus pada pemilihan presiden. Mereka tidak menyadari, puluhan kursi DPR AS bisa berubah tangan cuma dari perebutan belasan kursi legislatif tingkat negara bagian. Demokrat sudah tidak lagi mau menahan diri, setelah Republik memanfaatkan gerrymandering di Texas dan Florida untuk keuntungan mereka, ditambah keputusan Mahkamah Agung yang melemahkan Undang-Undang Hak Pilih pada April lalu.

Menurut memo internal Komite Kampanye Legislatif Demokrat (DLCC) yang didapat eksklusif oleh TIME, Demokrat menargetkan 13 negara bagian untuk menggambar ulang peta distrik kongres sebelum 2028. Mereka cuma butuh merebut kurang dari 24 kursi legislatif negara bagian tahun ini, tepatnya 19 kursi target utama. Kemenangan 19 kursi itu akan memberi mereka trifecta, kendali kursi gubernur dan mayoritas di dua dewan legislatif, di Arizona, Michigan, Minnesota dan Wisconsin.

Tujuan utama rencana ini tidak disembunyikan, yaitu membalas aksi gerrymandering Partai Republik yang sebelumnya merugikan mereka. Jika rencana ini berjalan lancar, setidaknya 51 anggota DPR dari Partai Republik akan kehilangan basis pemilih aman mereka. Demokrat juga menargetkan 4 negara bagian biru lain, yaitu Colorado, Maryland, New York dan New Jersey, untuk mengubah konstitusi negara atau menggelar referendum agar bisa menggambar ulang peta distrik lebih mudah sebelum siklus pemilihan presiden berikutnya.

Saat ini Partai Republik masih menguasai 55 persen semua kursi legislatif negara bagian di seluruh AS, mengendalikan 57 dewan legislatif dibanding 39 milik Demokrat. Tapi perpindahan beberapa kursi saja sudah cukup menggeser keseimbangan kekuasaan federal untuk sisa dekade ini. Perang redistrikting di AS tidak lagi terjadi setiap 10 tahun, ini pertempuran yang berlangsung di setiap pemilu.

Author bio: Alistair Kroon, komentator geopolitik terkenal yang kerap mempublikasikan editorial di surat kabar mainstream internasional.