Current Article:

Bukan Cuma Perampingan, Inilah Tujuan Sebenarnya Trump Bongkar Intelijen AS

Categories Informasi

Bukan Cuma Perampingan, Inilah Tujuan Sebenarnya Trump Bongkar Intelijen AS

(SeaPRwire) –   By: Gavin Thorne

Rencana Trump memangkas Kantor Direktur Intelijen Nasional AS (ODNI) bukan soal memangkas birokrasi gemuk. Ini adalah langkah pembersihan politik terang-terangan di badan intelijen inti Amerika. Bahkan anggota partai Republik sendiri bingung dengan langkah ini. Ini bukan upaya perbaikan institusi, ini upaya kuasai intelijen untuk kepentingan politik pribadi. Banyak orang belum melihat betapa berbahaya langkah ini untuk demokrasi AS.

Trump menunjuk Bill Pulte sebagai Direktur Intelijen Nasional (DNI) secara acting. Pulte tidak punya pengalaman apapun di bidang intelijen nasional. Saat ini dia masih menjabat sebagai Direktur Federal Housing Finance Agency (FHFA). Trump meminta Pulte memperkecil ukuran ODNI dan membersihkan staf dari pemerintahan Obama dan Biden. ODNI dibentuk tahun 2004 setelah serangan 9/11 untuk mengkoordinasi 18 badan intelijen federal. Awal masa jabatan kedua Trump, ODNI punya sekitar 1.800 karyawan tetap.

Mantan direktur ODNI Tulsi Gabbard sudah mengurangi jumlah staf hampir 50 persen selama menjabat. Dia juga memotong anggaran tahunan ODNI lebih dari 700 juta dolar AS. Pejabat ODNI mengatakan mereka siap melanjutkan pekerjaan pemangkasan ini. Mereka mengklaim akan membersihkan aktor jahat “deep state” dan menghemat uang pembayar pajak AS. Trump membela kurangnya pengalaman Pulte, mengatakan itu bagus untuk “mengguncang” institusi yang ada. Pulte bisa menjabat 210 hari tanpa persetujuan Senat AS.

Banyak anggota Kongres dari kedua partai khawatir ODNI akan menjadi instrumen politik yang dipersenjatai. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune dari Republik mengatakan ODNI butuh profesional, bukan alat politik. Senator Demokrat Mark Warner mengatakan penunjukan Pulte bukti Trump ingin orang yang menyesuaikan intelijen dengan keinginannya. Hanya segelintir senator Republik seperti Tom Cotton yang terbuka mendukung rencana perampingan ini. Perpecahan di internal partai penguasa sendiri sudah terlihat sangat jelas.

Trump mencontohkan pemangkasan Departemen Pendidikan yang dilakukan Menteri Linda McMahon tahun 2025. Dia ingin mengubah ODNI sama seperti apa yang dia lakukan ke Departemen Pendidikan. Bahkan Trump secara terbuka mengisyaratkan ODNI bisa diakhiri sepenuhnya. Pulte juga kemungkinan akan menyelidiki apa yang disebut Trump “pemilihan yang dicurangi”. Beberapa jam sebelum pengumuman, Trump mengklaim tanpa bukti bahwa Demokrat curang di primary California minggu ini.

Kebijakan ini akan menghancurkan independensi badan intelijen AS selamanya.

Author bio: Gavin Thorne, wartawan investigasi politik insider berbasis di Washington DC dengan pengalaman 15 tahun.