Current Article:

Tweet Trump Mengerek Bitcoin, Tapi Jangan Terkecoh Oleh Euforia Sesat Ini

Categories Bisnis

Tweet Trump Mengerek Bitcoin, Tapi Jangan Terkecoh Oleh Euforia Sesat Ini

(SeaPRwire) –   By: Lucas Caldwell

Pasar crypto ini benar-benar gila. Harga melonjak bukan karena upgrade jaringan, tapi karena satu postingan media sosial. Trump bicara soal damai, tiba-tiba Bitcoin tembus $65,000. Ini bukan analisis teknis murni lagi. Ini spekulasi geopolitik murni. Para trader mempertaruhkan uang berdasarkan tweet seorang presiden. Logika pasar telah terdistorsi oleh euforia sesaat. Kita melihat aset digital bereaksi keras terhadap harga minyak dan berita perang. Sensitivitasnya ekstrem dan berbahaya bagi yang tidak waspada.

Bitcoin menyentuh $65,881 pada hari Senin kemarin. Ini level tertinggi dalam 12 hari terakhir sebelumnya. Pemicunya adalah pengumuman kesepakatan damai antara AS dan Iran. Perjanjian ini bertujuan mengakhiri permusuhan dan membuka Selat Hormuz. Donald Trump mengumumkannya lewat akun Truth Social miliknya. Ia berkata, “Kapal-kapal Dunia, nyalakan mesin.” Iran membenarkan perjanjian tersebut melalui televisi negara. Mereka setuju mengakhiri blokade AS segera dan total.

Analis crypto bernama Ted Pillows memprediksi kenaikan cepat 6 hingga 8 persen. Prediksi itu menjadi kenyataan setelah harga menembus $65,000. Di sisi lain, minyak mentah WTI anjlok hampir 5 persen. Harganya kini hanya di atas $80 per barel. Namun, Spot Bitcoin ETF justru mencatat arus kelik dana. Sebanyak $315,8 juta keluar minggu lalu. Ini adalah minggu kelima berturut-turut terjadi outflow. Minat institusional masih ragu meski harga naik tajam.

Pasar bergerak ke mode “risk-on” ketika ketidakpastian geopolitik mereda. Kapitalisasi pasar crypto naik 2 persen secara total. Altcoin seperti Hyperliquid dan Zcash mencatat kenaikan dua digit. The Fed akan memutuskan suku bunga hari Rabu ini. Peluang suku bunga tetap adalah 96,6 persen. Ketua baru Kevin Warsh akan memimpin rapat pertamanya. Lingkungan makro yang stabil ini mendukung reli aset berisiko. Namun, para pemain cerdas tahu kondisi ini masih labil.

Namun, jarak ke puncak harga masih sangat jauh. Bitcoin masih 48 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa. Rekor itu berada di atas $126,000 sejak Oktober lalu. Kenaikan saat ini mungkin hanya reli teknikal belaka. Institusi besar terus melepas posisi mereka secara bertahap. Ini menunjukkan ketidakpercayaan terhadap keberlanjutan tren jangka panjang. Pasar sedang menguji level resistensi kunci dengan sentimen geopolitik yang rapuh. Satu kesalahan langkah bisa membalikkan arah.

Jika kesepakatan damai ini gagal terealisasi pada penandatanganan Jumat ini, harga Bitcoin akan ambruk lebih cepat dari kenaikannya saat ini.

Author bio: Lucas Caldwell, seorang pemimpin opini teknologi dengan jutaan pengikut di X/Twitter.