(SeaPRwire) –
By: Lucas Caldwell
AST SpaceMobile (ASTS) stock naik hampir 6.8% di pre-market tanggal 9 Juni. Kabar konfirmasi launch date BlueBird 8,9,10 di 17 Juni 2026 bikin investor lega. Tapi jangan terlalu cepat senang—ada sinyal bearish yang tidak bisa diabaikan.
AST SpaceMobile, Inc., ASTS
Tiga satelit Block2 ini akan diluncurkan oleh SpaceX Falcon9 dari Cape Canaveral, Florida. Waktu launch dimulai pukul 2:39 AM EDT, dengan jendela cadangan sampai 4:15 AM. Block2 diharapkan punya kecepatan data puncak hampir dua kali Block1, yang baru-baru ini capai 98.9 Mbps ke smartphone standar tanpa hardware khusus.
ASTS reaffirm target revenue tahun 2026 sebesar $150 juta hingga $200 juta. Perusahaan juga targetkan sekitar 45 satelit di orbit pada akhir tahun. Ada perjanjian dengan hampir 60 operator jaringan global, mencakup lebih dari 3 miliar pengguna. Tapi Barclays tetap memberikan rating Underweight dan potong target harga ke $60 dari $65.
Konstabilitas ASTS sempat terganggu setelah kehilangan BlueBird7 di April. Konfirmasi launch date ini memberi sinyal bahwa pembangunan constellation kembali on track. Tapi Chief Technology Officer (CTO) perusahaan menjual saham senilai $3.85 juta tanggal 5 Juni, meskipun melalui rencana Rule 10b5-1 yang rutin. Investor tetap memperhatikannya karena volatilitas saham baru-baru ini.
Pergerakan ASTS tidak dipengaruhi oleh pasar luas. Nasdaq naik 0.9%, S&P 500 naik 0.3%, sedangkan Dow Jones turun 0.2%. Gerakan ini murni spesifik ke perusahaan. Sekitar 95% teknologi ASTS dirancang in-house, dengan lebih dari 2.250 karyawan di lebih dari 500.000 kaki persegi fasilitas manufaktur dan operasional di seluruh dunia.
Jika launch BlueBird 8-10 sukses, ASTS bisa memperkuat posisinya di pasar satelit komunikasi—tapi risiko eksekusi masih menjadi tantangan besar yang harus diatasi.
Author bio: Lucas Caldwell, pendapat tech dengan jutaan pengikut di X/Twitter, fokus pada tren teknologi ruang angkasa dan analisis pasar saham.