TLDRs;
- Saham SoftBank melonjak 7% setelah laporan tentang rencana perusahaan patungan AI dan robotika senilai $100 miliar, Roze, dan jadwal IPO 2026.
- Roze bertujuan membangun pusat data yang dijalankan robot menggunakan sistem server otomatis dan konsep desain infrastruktur generasi berikutnya.
- Investor bereaksi positif karena SoftBank memperdalam eksposurnya terhadap infrastruktur AI dan pertumbuhan permintaan komputasi skala besar.
- Langkah ini mencerminkan persaingan global yang semakin intensif di perangkat keras AI, di mana pusat data menjadi aset strategis yang kritis.
(SeaPRwire) – Saham SoftBank Group meroket 7% dalam perdagangan setelah laporan mengonfirmasi bahwa raksasa investasi asal Jepang itu sedang mempersiapkan peluncuran perusahaan besar di bidang kecerdasan buatan dan robotika, Roze, dengan ambisi penawaran umum perdana potensial pada 2026.
Perusahaan patungan yang direncanakan, yang pada akhirnya dapat mencapai valuasi sekitar $100 miliar, menandakan salah satu dorongan paling agresif SoftBank hingga saat ini ke dalam pasar infrastruktur AI dan otomasi yang berkembang pesat.
Kenaikan ini menyoroti antusiasme investor yang tumbuh terhadap perusahaan yang berada di persimpangan kecerdasan buatan, robotika, dan infrastruktur komputasi skala besar. Dengan permintaan AI yang semakin cepat secara global, strategi SoftBank tampaknya bertujuan untuk menangkap nilai tidak hanya dari inovasi perangkat lunak tetapi juga dari sistem fisik yang mendukung AI dalam skala besar, khususnya pusat data.
Pasar Bereaksi terhadap Rencana Roze
Saham SoftBank naik tajam setelah laporan menguraikan niat perusahaan untuk memisahkan Roze sebagai entitas AI dan robotika yang mandiri. Investor merespons positif skala ambisi tersebut, terutama target valuasi $100 miliar dan jadwal pencatatan di AS potensial sedini 2026.
SoftBank Group Corp., SFTBY

Pergerakan saham ini mencerminkan kepercayaan yang diperbarui terhadap strategi AI jangka panjang SoftBank, meskipun ada volatilitas yang lebih luas di pasar teknologi. Analis mencatat bahwa pasar semakin memberi penghargaan kepada perusahaan yang dapat menunjukkan eksposur terhadap infrastruktur AI daripada spekulasi perangkat lunak murni.
Visi Pusat Data yang Digerakkan Robot
Inti dari konsep Roze adalah pergeseran menuju operasi pusat data yang otomatis dan dijalankan oleh robot. SoftBank telah mengembangkan teknologi yang dirancang untuk mengurangi tenaga kerja manusia di dalam lingkungan server berkapasitas tinggi.
SoftBank reportedly weighs $100 billion valuation for new AI and robotics spinout in potential U.S. IPO https://t.co/ASYIjYHc5q
— CNBC International (@CNBCi) April 30, 2026
Upaya ini termasuk rak server eksperimental yang dirancang tanpa kabel tradisional, memungkinkan sistem robotik untuk memasang dan mengganti unit komputasi dengan memindahkan komponen secara fisik ke tempatnya. Perusahaan juga menguji sistem ini di proyek Hokkaido Tomakomai AI Data Center di Jepang utara, di mana teknologi otomasi sedang dievaluasi dalam kondisi operasional nyata.
Pendekatan ini selaras dengan peran SoftBank Robotics yang lebih luas dalam mengorkestrasi sistem otomasi daripada sekadar memproduksi robot, dengan fokus pada alur kerja terintegrasi di seluruh ekosistem perangkat keras dan perangkat lunak.
Ambisi Valuasi $100B
Valuasi yang diusulkan untuk Roze menegaskan keyakinan SoftBank yang semakin besar bahwa infrastruktur AI akan menjadi salah satu sektor paling berharga di pasar teknologi global.
Pimpinan SoftBank dilaporkan menargetkan valuasi $100 miliar sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas pengaruhnya dalam infrastruktur komputasi AI. Langkah ini juga mencerminkan intensitas modal yang semakin meningkat dalam pengembangan AI, di mana keunggulan kompetitif bergeser ke aset fisik seperti pusat data skala besar.
Perusahaan patungan ini terkait erat dengan visi AI yang lebih luas dari pendiri SoftBank, Masayoshi Son, yang mencakup komitmen besar terhadap proyek AI global dan inisiatif pembiayaan infrastruktur. Perusahaan juga terlibat dalam upaya pengembangan pusat data skala besar di Amerika Serikat, semakin memperkuat eksposurnya terhadap tulang punggung komputasi AI.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.