Current Article:

DATA.BET: AI dan skala data menentukan ulat pasaran taruhan sport personal

Categories iGame

DATA.BET: AI dan skala data menentukan ulat pasaran taruhan sport personal

(AsiaGameHub) –   Penggunaan AI dan pemrosesan data skala besar sedang membentuk ulang perdagangan taruhan olahraga, karena penyedia B2B beralih dari pasar yang terstandarisasi ke penawaran yang dipersonalisasi dan real-time.

Fokus telah bergeser dari model penetapan harga yang luas ke penyediaan opsi taruhan yang disesuaikan berdasarkan data langsung dan perilaku pemain.

Bagi operator, ini berarti bersaing dalam hal relevansi serta harga. Tim trading kini diharapkan untuk menghasilkan dan mengelola jangkauan pasar yang jauh lebih luas, menggunakan model otomatis untuk memproses data langsung dan merespons secara instan terhadap peristiwa dalam pertandingan (in-play).

Kemampuan untuk menangani volume data ini menjadi faktor kunci dalam kualitas produk dan retensi.

Berbicara pada konferensi ICE Barcelona baru-baru ini, Thomas Johnson, Head of Trading di DATA.BET, mengatakan bahwa akses ke data telah menghilangkan sebagian besar batasan dalam pembuatan pasar.

“Jumlah pasar yang dapat kami tawarkan hampir tidak terbatas,” jelasnya. “Jika seorang pelanggan menginginkan taruhan tertentu, kami dapat membuatnya karena datanya ada. Ini bukan lagi produk generik. Untuk mempertahankan pemain, Anda harus menawarkan apa yang mereka inginkan.”

Untuk mendukung hal ini, DATA.BET menggunakan model trading hybrid. Sistem AI mengelola harga, risiko, dan pembaruan pasar sepanjang waktu, sementara trader manusia mengawasi kinerja dan turun tangan selama situasi yang fluktuatif.

Banyak dari trader ini memiliki latar belakang esports atau olahraga profesional, menambahkan konteks yang dapat terlewat oleh sistem otomatis.

Pendekatan ini memungkinkan penyedia untuk meningkatkan output tanpa kehilangan kendali atas risiko. Bagi klien B2B, ini berarti harga yang lebih stabil, cakupan pasar yang lebih luas, dan tekanan operasional yang lebih kecil pada tim internal.

Model ini diperkirakan akan diuji lebih lanjut selama acara-acara besar seperti Piala Dunia musim panas yang akan datang. Johnson mencatat bahwa DATA.BET berfokus pada fitur-fitur seperti overlay gambar dalam pertandingan (picture-in-play), pasar dalam pertandingan yang diperluas, dan data properti pemain yang lebih detail.

Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan dan mendukung sesi yang lebih lama, sekaligus menciptakan peluang penjualan silang (cross-sell) antara olahraga dan esports.

Otto menambahkan bahwa latar belakang perusahaan dalam perdagangan esports memberikannya keuntungan saat berekspansi ke olahraga tradisional. Pasar esports cepat dan fluktuatif, membutuhkan sistem risiko yang kuat. Menerapkan pengalaman tersebut ke sepak bola dan olahraga besar lainnya membantu meningkatkan stabilitas bagi operator.

Strategi lintas vertikal ini juga membentuk rencana ekspansi DATA.BET. Perusahaan menargetkan pertumbuhan di Amerika Latin, menyusul kemitraan baru-baru ini di Brasil. Wilayah ini menawarkan permintaan yang kuat di kedua bidang, yaitu sepak bola dan esports, menjadikannya fokus utama untuk tahun 2026.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.

Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum

AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.