(SeaPRwire) –   Di tengah “darurat penerbangan”, jet tempur F-16 AS jatuh ke perairan di lepas pantai barat Korea Selatan pada Rabu pagi, Angkatan Udara AS mengatakan dalam , menambahkan bahwa sang pilot “keluar dengan aman” dan langsung dibawa ke fasilitas medis dalam keadaan sadar untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim penyelamat Republik Korea dan seluruh rekan satu tim yang memungkinkan pemulihan pilot kami secepat ini,” kata Matthew C. Gaetke, komandan 8th Fighter Wing, dalam sebua pernyataannya. 8th Fighter Wing, yang merupakan satuan pertama di luar negeri yang menerima platform F-16 pada tahun 1981, beroperasi dari Pangkalan Udara Kunsan, sekitar 115 mil selatan Seoul.

“Sekarang kami akan memfokuskan pada pencarian dan pemulihan pesawat,” kata Gaetke. Informasi terkait penyebab keadaan darurat tersebut tidak akan tersedia hingga penyelidikan selesai, pernyataan tersebut mengatakan.

Ini merupakan kali kedua dalam kurun waktu kurang dari dua bulan Angkatan Udara AS mengalami insiden dengan pesawat F-16 miliknya. Pada bulan Desember, pesawat jet tempur F-16 lainnya dari 8th Fighter Wing lepas landas dari pantai Tenggara Korea Selatan, dan pilotnya juga berhasil keluar dengan selamat sebelum terjadi kecelakaan. Pada saat itu, Gaetke memerintahkan pemberhentian sementara pada penerbangan untuk keperluan penyelidikan dan pemulihan pesawat. Masih belum jelas apakah penyelidikan tersebut telah selesai.

Pada bulan Mei lalu, seorang pilot F-16 lainnya keluar dengan selamat sebelum pesawat itu .

Kecelakaan pada hari Rabu juga terjadi beberapa bulan setelah pesawat Osprey AS jatuh di lepas pantai Jepang pada bulan November, . Pesawat Osprey tetap dikandangkan sejak kecelakaan itu, dan dilakukan penyelidikan untuk program tersebut.

Tanggal 20 Januari menandai peringatan penerbangan F-16 yang pertama. Sejak tahun 1974, pesawat tersebut telah digunakan dalam “setiap konflik besar Amerika”, termasuk untuk “memelihara perdamaian di Semenanjung Korea,” menurut 8th Fighter Wing. 

“Pertarungan yang terjadi semakin berkembang, ancaman terus berubah, dan untungnya, F-16 juga mengalami hal yang sama,” kata Gaetke awal bulan ini. 

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.